Howard Mark Schultz, lahir pada 19 juli 1953 di Brooklyn, New York, Amerika Serikat.
Howard merupakan anak dari ayah dan ibu yang putus sekolah dan seorang supir truk, Howard dibesarkan di perumahan kumuh di Brooklyn (New York City). Howard merupakan orang pertama dari keluarganya yang berhasil kuliah.
Dalam bukunya, Pour Your Hearth Into It "How Starbucks Built a Company One Cup at a Time", Howard menceritakan usahanya bekerja sebagai bartender, menjual darah, hingga meminjam uang untuk biaya kuliah.
Setelah menjadi agen penjual peralatan dapur, Howard bekerja di bagian marketing di sebuah toko kecil bernama Starbucks. Lalu saat ide membuat bar espresso di tolak oleh atasannya, Howard lantas membangun toko saingan.
Dua tahun kemudian pada tahun 1987, Howard membeli Starbucks dengan harga US$ 3,8 juta atau setara dengan Rp 49,286 juta. Penjualan Starbucksnya kini mencapai US$ 15 miliar/tahun.
Seperti diketahui Howard merupakan CEO Starbucks dengan jumlah kekayaan mencapai USD 1,5 miliar (Sekitar Rp 20.7 triliun, kurs Rp 13.800/USD) pada tahun 2015.
Terima kasih, semoga bermanfaat..
ENGLISH VERSION
Mark Howard Schultz, was born on July 19, 1953 in Brooklyn, New York, United States.
Howard is the son of a father and a mother who dropped out of school and a truck driver, Howard grew up in slums in Brooklyn (New York City). Howard was the first of his family who succeed in college.
In his book, Pour Your Hearth Into It "How Starbucks Built a Company One Cup at a Time," Howard tells his efforts to work as a bartender, selling blood, to borrow money for tuition.
Having become a sales agent of kitchen appliances, Howard worked in marketing at a small shop called Starbucks. So when the idea of making espresso bar was rejected by his boss, Howard then build a rival store.
Two years later in 1987, Howard bought Starbucks for US $ 3.8 million or equivalent to Rp 49.286 million. Starbucksnya sales has now reached US $ 15 billion/year.
As we all know Howard is CEO of Starbucks with a net worth reached $ 1.5 billion (Approximately USD 20.7 trillion, exchange rate of Rp 13,800 / USD) in 2015.
Thank you, may be useful ..